Real Money Doubling Forex Robot Fap Turbo - Sells Like Candy! Click Here!
Inilah cara mendapatkan penghasilan Rp 100 juta per bulan
Liburan akhir tahun 2009 kemarin saya manfaatkan untuk meninjau pabrik gula Javasugar di Jawa Tengah sekaligus nyobain hasil pencapaian goal setting selama tahun 2009. Lumayan, liburan dapat, ‘kerjaan’ pribadi juga diperoleh. Satu kayuh dua target terpenuhi.
Saya mau share ihwal cara pandang dan pola pikir kita dalam mencari uang. Ini sekaligus menjawab pertanyaan per email yang disampaikan oleh rekan kita member Javaformula dari Banyuwangi. Rekan kita ini saya nilai sudah cukup berhasil dalam menjalani bisnis online. Penghasilan Rp 5 juta per bulan dari bisnis online adalah nilai yang cukup besar, mengalahkan gaji customer service atau teller bank terbesar di negeri ini. Waktu sangat fleksibel sementara penghasilan cukup ‘melimpah’. Namun beliau gelisah dan ingin menjadi Karyawan saja. Spontan saran saya adalah, jangan lakukan itu! Menjawab pertanyaan tersebut saya share saja pengalaman teman kuliah saya yang salah satunya sekarang mensuplai produk di Javasugar.com.
Akhir tahun 2009 kemarin rekan kuliah saya yang saya sebut diatas berhasil melakukan pemasaran brownsugar ke salah satu produsen kopi instant terbesar di negeri ini. Nilai kontrak yang disepakati adalah suplai 100 ton per bulan brownsugar. Ini adalah nilai yang sangat fantastis karena sampai saat ini saya baru berhasil memasarkan tidak lebih dari 15 ton per bulan. Sangat bikin iri (dalam arti positif) dan memotivasi saya untuk melakukan pemasaran lebih agresif. Kenapa? Karena dengan omset yang hanya 3 s/d 15 ton per bulan saja sudah dapat untuk bekal hidup lebih dari sekedar cukup, apalagi omset 100 ton per bulan, sangat berlimpah margin.
Anggap saja keuntungan net dari penjualan brownsugar tersebut misalnya Rp 1 juta per ton, maka rekan saya tersebut telah membukukan keuntungan Rp 100 juta per bulan, hanya dari satu produk berupa brownsugar saja (hitung lagi kalau produk yang dijual lebih dari satu produk/item). Saya lihat nilai ini adalah sangat jauh melebihi gaji pejabat bank terbesar di negeri ini.
Keberhasilan ini semakin memicu rakan saya tersebut untuk mengajukan resign (beberapa bulan sebelumnya sudah berniat melakukan resign) namun masih belum disetujui oleh perusahaan. Konsep yang diajukan oleh rekan saya ini adalah ingin menjadi pegawai lepas saja, perusahan tidak perlu memberi gaji bulanan tetapi hanya ingin mendapatkan fee atas transaksi yang terjadi. Dari hitung-hitungan saya, fee yang akan diperoleh memang jauh melebihi gaji sekarang ini. Minimal Rp 100 juta per bulan pasti ditangan dengan system pemberian fee seperti di atas. Dari sisi pendapatan jauh lebih menggiurkan dibanding sekedar menjadi Karyawan, bahkan menjadi direktur sekalipun.
Menjadi karyawan adalah sekedar mengumpulkan modal untuk menjalani bisnis pribadi, bukan untuk hidup selamanya di sana. Kalau sudah memiliki modal, jalankanlah bisnis pribadi. Kalau sudah memiliki bisnis pribadi, apa menariknya menjadi karyawan? (Source: Javasecret)
Here’s how Rupert Murdoch looking for sources of money
Move to Internet advertisers, Rupert Murdoch paper Scissors
Media giant News Corporation will reduce the portion of the newspaper business portfolio. The group is owned by Rupert Murdoch pay TV business increase, especially in the areas of Western Europe and India.
James Murdoch, News Corp. Group Head for Europe and Asia, last weekend, said it would remain consistent across lines of business journalism.
Billionaire Rupert Murdoch’s son was admitted through these means to find new revenue. So far, many advertisers in the newspaper moved to the Internet. “Structurally, much more lucrative television and big prospects,” said Murdoch.
News Corp. plans to sell digital versions of the Times to the customer, beginning next year. They also have the Wall Street Journal and Pearson’s Financial Times.
James Harding, editor of the Times newspaper in England, last week also admitted, digital content publishing plan they intend to do starting next spring.
In collaboration with Microsoft
Content from News Corp. plans to show exclusive to Microsoft. According to related sources, Microsoft and News Corp. is doing an intensive preliminary discussions. Still, that does not mean that discussions would bear a deal.
In this case, Microsoft clearly are looking for exclusive content for search engines to fight the greatness Bing Google. News Corp. itself has a lot of media sell high value such as the Wall Street Journal and the Times of London. But it was not easy step for News Corp. to dump Google.
“It is self destruction for News Corp. if delete all content from Google,” said Greg Sterling, an analyst with Sterling Market Intelligence as reported by Bloomberg and quoted on Tuesday (24/11/2009). “The implication, Microsoft probably will compensate for the News Corp..”
Sterling also considered, if an agreement is reached between Microsoft and News Corp., not necessarily in the Bing search volume will rise dramatically. There is also the possibility of discussions with Microsoft this is a strategy to put pressure on News Corp. Google.
Related news discussion, both the Microsoft and News Corp. still declined comment. Meanwhile, Google spokesman Gabriel Sticker, highlighting the Google News service aims to improve traffic publishers and publishers can attract the news when they want it.